Rudi's Blog

ruditamaela23b102.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label Bisnisku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnisku. Tampilkan semua postingan
Selain limbah industri, pertambangan, dsb. Limbah rumah tangga memiliki kontribusi untuk merusak lingkungan. Limbah rumah tangga dapat berasal dari dapur , kamar mandi, limbah bekas rumah tangga, sampah serta kotoran manusia. Kaleng merupakan benda yang tak bisa terurai oleh tanah. Kaleng yang tertimbun di dalam tanah akan memunculkan sifat korosif (karat) pada kaleng tersebut dan mengandung logam berat serta senyawa-senyawa kimia berbahaya yang justru dapat memberi kehidupan bagi kuman-kuman penyebab disentri, tipus, koler, dll. Limbah ini sangat susah untuk diuraikan membutuhkan waktu >100 tahun untuk terurai dan sangat berbahaya karena bisa terbawa dan mencemari air tanah. Apabila ikut terkonsumsi, maka logam tersebut tidak bisa dicerna oleh tubuh dan akhirnya mengendap serta mengancam timbulnya penyakit. Oleh karena itu, tindakan yang perlu kita lakukan dengan kaleng bekas adalah dengan mengaplikasikan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Yakni mengurangi benda-benda yang tidak dapat terurai oleh tanah, menggunakan kembali barang tersebut, dan mendaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat. Untuk itulah limbah ini harus di olah dengan berbagai cara juga dengan cara kreaif dengan metode TGS untuk masyarakat yang ingin memperoleh nilai tambah ekonomis dari limbah.

Konsumen
Target utama pemasaran produk ini adalah kelompok mahasiswa dan pelajar. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa masih memilki ukuran pasar yang besar dan memiliki minat akan hobi baru yang mendukung akan lingkungan. Dan yang lain yaitu masyarakat umum, merupakan target jangka panjang sehingga produk ini dapat beredar dan diterima oleh masyarakat secara luas.

Memulai Bisnis Lampu
Pelaksanaan usaha ini diawali dengan pembuatan produk pada skala kecil. Tujuan tahap ini adalah mempromosikan alternatif penggunaan kaleng bekas menjadi barang yang layak jual. Setelah itu, dilakukan produksi dalam skala pilot plant untuk memberi gambaran umum produksi skala menengah. Setelah mendapatkan gambaran umum mengenai produksi skala menengah, kemudian dilakukan riset pasar yang sesuai untuk produk agar dapat dipasarkan.
Sebelum melakukan produksi, kegiatan pra operasi yang dilakukan meliputi berbagai tahapan berikut :
  • Pencarian produsen bahan baku
  • Penyediaan bahan baku untuk proses produksi selama 2 bulan kedepan.
  • Survei pasar yang meliputi survei kondisi pasar, kelayakan pemasaran produk dan respon konsumen. Untuk mengetahui kelayakan pemasaran produk dan respon akan dilakukan promosi yang berupa produk jadi dari lampu dongeng ini.

Sedangkan kegiatan setelah pra produksi meliputi berbagai tahapan berikut :
  • Pengadaan bahan baku
  • Proses produksi desain lampu dongeng
  • Kegiatan promosi lanjutan kepada konsumen
  • Kegiatan pemasaran bekerja sama dengan Outlet marchandise.
  • Evaluasi seluruh kegiatan sejak pra operasi hingga pemasaran.
  • Laporan hasil evaluasi

Keuntungan Bisnis Lampu Hidayah
Produk berupa lampu hidayah yang ramah lingkungan ini dibuat sedemikian rupa sehingga permintaan pasar terhadap produk ini bisa dipenuhi. Keunggulan dari produk lampu dongeng ini adalah penggunaan kembali bahan-bahan yang tidak terpakai sehingga produk yang kami hasilkan ini ramah lingkungan dan tidak menambah beban pencemaran lingkungan serta menjadi produk yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, memberikan alternatif pendayagunaan kaleng yang tidak terpakai dan dijadikan sesuatu yang bernilai jual tinggi dan pengenalan beberapa alternatif pendayagunaan produk dengan menggunakan barang yang tidak terpakai. 

Kendala Bisnis
Beberapa kendala yang sering dihadapi dalam usaha lampu yaitu ketersediaan bahan baku yang sering terlambat dan sulit ditemukan. Bila permintaan sedang naik, persediaan bahan baku pun cenderung sulit ditemukan sehingga mengakibatkan adanya kenaikan harga pada bahan-bahan tertentu. Selain itu persaingan dengan produk lampu lainnya yang terbuat dari bahan kertas, botol plastik dan lampu buatan China yang harganya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan produk buatan Indonesia. Untuk itu, sebisa mungkin jalin kerjasama dengan supplier bahan baku yang terpercaya agar proses produksi boneka tidak terhambat dan harga jual yang ditawarkan tidak kalah bersaing dengan produk buatan luar negeri.

Strategi Pemasaran
Promosi merupakan senjata utama dalam pemasaran produk. Hal ini disebabkan perlunya pengenalan awal pada produk yang tergolong baru ini kepada masyarakat awam. Walaupun di pasaran telah terdapat produk yang berasal dari kertas daur ulang tetapi kebanyakan masyarakat belum mengenal produk yang kita tawarkan secara umum. Hal-hal yang akan kami lakukan untuk dalam rangka mempromosikan produk kami adalah :
  • Pemberian informasi secara langsung (direct promotion) Pemberian informasi secara langsung dilakukan oleh para personil tim ketika melakukan direct selling
  • Pemberian informasi secara tidak langsung (indirect promotion). Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan diantaranya yaitu, beriklan di radio kampus, beriklan di pers kampus (Koran Kampus), pemasangan spanduk, penyebaran poster, penyebaran pamflet serta leaflet, dan memberikan informasi melalui alur promosi dunia maya (internet).

Promosi secara langsung dianggap cukup efektif karena adanya interaksi langsung antara konsumen dan produsen. Usaha promosi tidak langsung juga ditambah dengan terjadinya promosi dari mulut ke mulut yang akan dilakukan oleh konsumen yang merasa puas akan produk kami.

Kunci Sukses
Membangun Kepribadian Pengusaha, Berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian: 
  • Mengenal diri sendiri : Pengenalan diri sendiri diperlukan untuk menuntun pengusaha dalam menemukan, menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha. Dengan semakin mengenal diri sendiri, maka peluang untuk mengambil tindakan yang salah akan semakin kecil.
  • Mempersiapkan perubahan sikap mental : Ada beberapa kondisi yang membedakan antara pengusaha dan pegawai. Salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidak pastian, sedangkan seorang pegawai sedah bekerja sesuai dengan ketentuan. 


Analisa Ekonomi

Uraian                         Satuan Harga (Rp) Total (Rp)
Mesin Bor Tangan      1 Buah 200.000       200.000
Mata Bor 6"                 2 Buah 20.000          40.000
Mata Bor 3"               2 Buah 15.000          30.000
Penggaris Besi            1 Buah 15.000          15.000
Gunting Plat                 2 Buah 25.000         50.000
Tang Jepit                        2 Buah 35.000         70.000
Penitik                        1 Buah 20.000         20.000
Printer                            1 Buah 200.000       200.000
Gunting Kertas                2 Buah 10.000             20.000
Cutter                       2 Buah 2.000         4.000
Total Biaya Investasi                                            649.000

Biaya Operasional

           Uraian                 Satuan Harga (Rp) Total (Rp)
1. Biaya Variable
    Kaleng Bekas                  100          2.000         200.000
    Kertas Duplex            5          2.500           12.500
    Lampu LED & Kabel   100         10.000      1.000.000
    Pylox Metalic          10         20.000         200.000
    Kertas Lampion Warna   20         2.000          40.000
    Isi Cutter                        5         1.000           5.000
    Double Tape                 10         3.500         35.000
   Tinta Printer                  2      100.000        200.000   (+)
     Total Biaya Variable                                     1.692.500

2. Biaya Tetap
           Uraian                            Satuan    Harga (Rp) Total (Rp)
- Kesekretariatan
   Pembuatan Proposal            5 Buah        10.000 50.000
   Pembuatan Lapaoran Keuangan   5 Buah     5.000 25.000
   Pembuatan Laporan Evaluasi    5 Buah         5.000 25.000
   Pembuatan Laporan Akhir    5 Buah        10.000 50.000
   Alat Tulis Kantor                                         50.000
- Komunikasi dan Transportasi
   Komunikasi                                                50.000
   Transportasi                                                        50.000   (+)
Total Biaya Tetap                                                      300.000

Total anggaran dana produksi Lampu Hidayah
Biaya Investasi         Rp.    649.000
Biaya Variable                     Rp. 1.692.500
Biaya Tetap       Rp.     300.000    (+)
Total Rp. 2.641.500

Pendapatan
Asumsi produksi Lampu Dongeng sebanyak :
100 buah X Rp 30.000 = Rp 3.000.000

Proyeksi Arus
Aliran atau arus kas merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhitungkan dalam menghitung profit suatu usaha. Aliran kas berguna untuk melakukan investasi serta membayar kewajiban.
  
No          Keterangan Periode Pra Operasi         Periode Komersil
Arus Kas Masuk
1 Modal Rp 2.641.500
2 Penerimaan hasil penjualan                       (+)         Rp 3.000.000  (+)
  Total arus kas masuk      Rp 2.641.500                 Rp 3.000.000 
Arus Kas Keluar
1 Biaya Investasi Rp 649.000
2 Biaya Variable Rp 1.692.500
3 Biaya Tetap (+)         Rp 300.000     (+)
  Total Arus Keluar Rp. 649.000 Rp. 1.992.500
                                                                              (-)                                     (-)     
Sisa Kas Rp. 1.992.500 Rp 1.007.500

Surplus saldo akhir kas sebesar Rp 1.007.500 dalam jangka waktu 5 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi dan dapat direlisasikan. Saldo kas bersih diperoleh dari hasil penjualan dengan total biaya usaha selama 5 bulan sebesar Rp1.992.500
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara intensif. 


Mengapa Pertanian Lele adalah Bisnis Menguntungkan 

  • Ikan merupakan salah satu sumber protein yang murah dan pengganti untuk daging yang baik . Pada kenyataannya, tidak ada makanan yang dikonsumsi di Indonesia tanpa ikan atau daging. ikan merupakan sumber daging putih dan direkomendasikan oleh praktisi kesehatan.
  • Populasi indonesia adalah sekitar 150 juta dan populasi ini diperkirakan untuk menyalip bahwa dari negara-negara lain tahun 2050. Sekarang apa artinya ini bagi petani ikan patin Kebenaran di balik statistik ini adalah bahwa ada pasar yang siap untuk ikan dan permintaan ikan tidak dapat dipenuhi oleh produsen lokal saja.
  • Ada banyak pusat rekreasi di indonesia terutama restoran, gerai makanan cepat saji . Anda bahkan dapat membuat uang dengan berfokus pada menjadi pemasok lele biasa untuk restoran dan bar. 
  • Biaya operasional untuk budidaya lele (pakan dan pemeliharaan) sangat rendah terutama bila dibandingkan dengan peternakan unggas. 
  • Pada bulan Desember 2013, pemerintah federal indonesia dilaksanakan dan ditegakkan hukum yang melarang impor ikan beku. Langkah ini dilakukan untuk mendorong produksi lokal ikan. Sekarang kebenaran adalah bahwa permintaan ikan tidak dapat dipenuhi oleh produsen lokal saja, sehingga ada saat ini celah pasar menunggu untuk diisi oleh para pengusaha cerdas yang dapat cukup berani untuk menjelajah ke budidaya ikan. 
  • Ada dukungan besar-besaran dan batas kredit didirikan diberlakukan oleh pemerintah federal dan negara bagi petani (baik tanaman dan ternak petani). Juga, ada dana yang disisihkan setiap tahun untuk mendorong dan mendukung petani. 

Mulai Skala Kecil Budidaya Ikan Lele



Apa yang Harus dimulai?

  • Mindset  
  • Pengetahuan Dasar 
  • Studi Kelayakan Benar Dilakukan 
  • Rencana Pembukua  Bisnis Ditulis
  • Perlu Tanah Untuk di Gunakan 
  • Pasokan Sumber Air dapat diandalkan 
  • Konstruksi Kolam 

Bagaimana Sukses di Bisnis Pertanian Lele 
Ketahui pasar Anda 

  • Apa kebutuhan mereka? 
  • Apa saja hal-hal yang mereka sukai? 
  • Apa permintaan pasar Anda?  

Catatan: Jika Anda benar-benar ingin membuat banyak uang dalam bisnis ini, Anda harus memusatkan perhatian pada berkembang biak dari tahap bayi. 

A. Tahap Breeding 

Sebelum Anda usaha ke budidaya lele, Anda perlu untuk mendapatkan suatu pegangan dari benih dan tahu harga. Mereka dapat diperoleh terutama melalui induksi hormonal atau produksi buatan, tetapi jika Anda memilih memproduksi telur sendiri, Anda mungkin harus menggunakan suspensi kelenjar homoplastic.


B. Anda harus memastikan Pakan

Pakan Anda mengandung nutrisi penting seperti lhysine, arginin dan metionin. Jenis terbaik dari makanan untuk tepung ikan; namun karena biaya tinggi, itu adalah disarankan untuk tidak untuk itu (yaitu jika Anda baru memulai pada anggaran yang rendah); sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan cara konvensional lainnya seperti kacang kedelai kue, bungkil kacang tanah atau residu tanaman (ini makanan konvensional juga memenuhi kebutuhan gizi ikan lele). 


Ketika pemberian makan ikan lele Anda; disarankan untuk melakukannya pada bagian tertentu dari kolam, bukan hanya penyemprotan seluruh permukaan air (ini membantu mengatur pemborosan pakan). 

C. Persiapan Kolam Budidaya Lele

Tahapan paling awal sebelum memulai bisnis usaha budidaya lele, sejenak sobat harus memikirkan masalah tempat untuk budidaya dan ternak lele. Paling tidak yang harus sobat sediakan adalah lahan/tanah kosong yang nantinya akan dibangun kolam lele. Sebetulnya di dalam ternak budidaya ikan lele ada berbagai macam jenis kolam yang bisa diaplikasikan antara lain cara ternak lele dengan kolam tanah, ternak lele kolam semen, ternak lele kolam terpal, keramba, dan sebagainya. Setiap tipe kolam pasti memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, namun dengan melihat kondisi lingkungan, dana, dan lahan kita bisa menentukan alternatif kolam yang paling cocok untuk bisnis ikan lele.

Jika memiliki lahan yang cukup luas alangkah baiknya jika menggunakan tipe budidaya dengan kolam tanah, karena selain lebih banyak diterapkan oleh para pembudidaya ikan lele pada umumnya, kolam tanah juga lebih baik dalam membentuk ekosistem kolam yang mature dan penuh nutrisi organik yang diperlukan ikan lele untuk perkembangannya. Karena idealnya media kolam untuk ternak ikan lele paling tidak harus memiliki konstruksi yang sesuai, mempunyai sumber daya dan kualitas air yang baik, dan mempunyai siklus ekosistem yang baik. Untuk ukuran kolam tanah dan kapasitas ideal agar usaha budidaya lele bisa maksimal antara lain:
  1. Kolam dianjurkan memiliki kedalaman sekitar 1-1.5 meter agar cahaya matahari dapat menembus sampai ke dasar kolam untuk perkembangan bakteri di dasar kolam.
  2. Untuk ukuran kolam bisa dibuat 2x4 meter, 3x4 meter, atau 3x5 meter tergantung ketersediaan lahan dengan mempertimbangkan jumlah bibitan lele yang akan ditebar.
  3. Idealnya tingkat kepadatan bibit untuk kemudahan perawatan bibit lele per meter persegi (m2) nya adalah 200-400 ekor, jadi pertimbangkan lebih dahulu jumlah total bibit yang akan disebar. 


Dengan mengikuti aturan di atas, mesalah kematian ikan lele kemungkinan besar bisa diminimalisisr bahkan bisa di nol kan. Dalam pembuatan kolam ikan lele (khususnya kolam tanah) ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan agar konstruksi dan kualitas kolam baik, langkah-langkah yang harus disiapkan adalah:

D. Pengeringan dan Pengolahan Tanah Kolam

Tahapan pertama sebelum menggunakan kolam untuk ternak lele pemula, setelah kolam tanah dibuat yang harus dilakukan adalah melakukan pengeringan dengan sinar matahari langsung sampai benar-benar kering. 

Tujuan dari pengeringan ini adalah untuk mematikan mikroorganisme patogen negatif yang menjadi sumber penyakit. Biasanya memakan waktu satu minggu atau kurang dari itu dengan pencahayaan matahari yang terik, untuk mengetahui kering atau tidak bisa dilihat dari tekstur tanah yang mulai terlihat retak-retak. Setelah itu baru dilakukan pembajakan atau pencangkulan permukaan tanah dalam kolam agar tanah menjadi gembur, seperti halnya ketika membajak tanah di sawah sebelum dilakukan penanaman. Namun sebaliknya, pada dinding kolam perlu ditekan-tekan agar menjadi keras dan padat lalu keringkan, ini tujuannya agar dinding kolam tidak ambrol/longsor saat pengisian air.

E. Pemupukan dan Pengapuran Kolam

Setelah melalui tahap pengeringan kolam dan tanah sudah benar-benar kering, saatnya pemberian kapur. Jenis kapur yang umum dgunakan adalah tohor atau kapur dolomit. Pengapuran dilakukan melalui penebaran secara merata ke seluruh permukaan dasar kolam lalu cangkul-cangkul lagi agar tercampur dan meresap ke dalam tanah. Untuk dosis pemberian kapur sangat tergantung pada luas kolam lele, pada umumnya menggunakan takaran 250-500 gram per meter perseginya. Pengapuran ini berfungsi untuk menyeimbangkan kadar keasaman kolam dan untuk membasmi mikroorganisme merugikan yang nantinya bisa menimbulkan hama dan penyakit pada ikan lele peliharaan. Jadi jika tanah terlalu asam bisa dilakukan dosis yang lebih banyak pada kapur yang ditebar.


Setelah pengapuran, selanjutnya adalah tahap pemupukan bagian dasar kolam yang bertujuan penyedia nutrisi bagi mikroorganisme/bakteri, plankton, dan cacing. Cacing selain sebagai penyubur juga sebagai pakan alternatif alami bagi lele, begitu juga bakteri yang berguna untuk menguraikan endapan sisa pakan dan sisa kotoran lele agar tidak menjadi racun/amoniak. Sementara fitoplankton juga berperan sebagai makanan alami lele. Untuk pemupukan bisa menggunakan pupuk organik bisa berupa pupuk kandang maupun kompos yang dicampur dengan pupuk anorganik seperti urea dan TSP. Untuk dosis pemupukan, per meter perseginya memerlukan 250-500 gram pupuk organik dan 30gram gram pupuk anorganik (15 gram urea, 15 gram TSP).   

F. Pengaturan Sumber Daya Air Kolam

Setelah semua tahap pengeringan hingga pemupukan selesai, saatnya melakukan pengisian air ke dalam kolam. Pada kolam usaha ternak lele ketinggian permukaan air dari dasar kolam idealnya di kisaran 100-150cm. Proses pengisiannya pun tidak bisa langsung dipenuhi di ketinggian 150cm, tetapi diisi sepertiganya dulu sekitar 50cm, atau lebih sedikit lagi 30cm, yang penting perkirakan dasar kolam masih terkena paparan sinar matahari langsung. Umumnya penentuan ketinggian juga melihat pada tingkat kekeruhan air kolam, jika air bening tentunya di ketinggian 50cm pun tidak masalah. Tujuan pengisian air sepertiga ini ditujukan agar biota di dasar kolam dapat berkembang biak dan berfotosintesis, utamanya adalah fitoplankton yang memanfaatkan pupuk pada dasar kolam untuk tumbuh dan berkembang biak. 


Fitoplankton merupakan pakan alami bagi bibit ikan lele terutama untuk ukuran burayak lele karena ukuran burayak masih belum bisa memakan makanan instan yang halus sekalipun. Biarkan kolam selama satu minggu atau sampai airnya berwarna hijau (green water) dimana hal tersebut menunjukkan bahwa fitoplankton sudah berkembang biak dengan baik, dan menjadi persediaan pakan alami bibit lele sampai dapat memakan pelet ukuran mikro. Setelah air kolam sudah berwarna hijau (semakin pekat semakin baik), bibit lele siap ditebarkan ke setiap sudut kolam sambil menambahkan air secara perlahan samapai ketinggian sekitar 100cm.

G. Pemilihan dan Penebaran Benih Lele

Sebelum memilih dan melakukan penebaran benih alangkah baiknya kita mengetahui karakter ikan lele, mungkin beberapa sahabat ternak belum banyak yang mengetahui karakter dari ikan lele peliharannya.
  1. Ikan Lele dapat/lebih cocok hidup dengan suhu lingkungan antara 20 derajat C - 28 derajat C.
  2. Air kolam ikan lele sebaiknya bukan air dari hasil limbah industri pabrik (yang bersifat kimia/anorganik).
  3. Ikan lele menyukai perairan yang tenang meskipun keruh dan sedikit kandungan oksigennya. Namun bila air mulai bau dan jenuh lalu terlihat lele mengambang sebaiknya air segera diganti paling tidak 50%.
  4. Permukaan kolam sebaiknya tidak tertutup, tetapi bisa juga dilakukan penutupan yang tujuannya untuk menjaga kestabilan suhu kolam dengan syarat sirkulasi udara dan cahaya matahari masih bisa masuk. 


Pada tahap pemilihan bibit usahakan memilih bibit yang berkualitas, karena nantinya ini cukup berpengaruh pada keberhasilan bisnis lele kita. Logikanya para peternak lele jaman sekarang sudah pintar memilih jenis lele yang berkualitas, mereka juga paham selera konsumen mereka yang hanya mengambil ikan lele yang hanya kualitas bagus. Dan lagi lele kualitas bagus dikenal memiliki daya tahan dan kondisi fisik yang lebih baik dari lele non kualitas. Jangan lupa untuk membeli bibit lele berkualitas dari penjual langganan sobat yang sudah terkenal kualitasnya dan sudah menjadi langganan pastinya. Mengenai bibitan ikan lele yang direkomendasikan, sobat bisa memilih jenis ikan lele sangkuriang yang merupakan perkembangan dari lele jumbo. Budidaya ikan lele jenis sangkuriang lebih menguntungkan karena lebih cepat besar dan ukuran tubuh yang lebih berisi dari lele jumbo sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih bersaing.


Pastikan benih lele yang sudah kita beli dan siap ditebar benar-benar sehat, gerakannya lincah gesit normal, tidak ada luka atau cacat pada tubuhnya, dan tidak ada penyakit atau jamur. Untuk kelas bisnis dan budidaya hindari membeli benih yang terlalu kecil karena selain kualitasnya sulit diidentifikasi, daya tahan bibit lele yang terlalu kecil masih angin-anginan. Standardnya ambil bibitan lele dengan ukuran 5-7cm, dalam waktu 3 bulan dengan perawatan yang normal akan didapatkan ikan lele ukuran konsumsi. 

Penebaran dilakukan secara bertahap, ketika wadah pembungkus datang usahakan langsung rendam di kolam minimal 1 jam agar bibit lele menyesuaikan suhu air di kolam sehingga nantinya ketika ditebar tidak kaget. Jika sudah siap, bibitan lele siap ditebar dengan takaran 200-400 ekor untuk per meter perseginya dengan kondisi kedalaman kolam 1-1,5 meter.

H. Pemilihan Pakan Budidaya Lele

Dalam menentukan pakan budidaya lele kita harus jeli memilih jenis pakan dari berbagai merk di pasaran yang memiliki kualitas. Pakan yang baik memiliki rasio jumlah pakan lebih kecil berbanding dengan rasio pertumbuhan daging. Semakin kecil rasio jumlah pakan (di bawah 1 cm) maka dapat dipastikan kualitas pakan semakin baik. Selain pakan utama, dalam usaha lele juga diperlukan pakan tambahan. Biasanya pakan tambahan berfungsi sebagai alternatif jika harga pakan utama dirasa terlalu mahal, sehingga porsi pakan utama dikurangi dan digantikan dengan tambahan pakan alternatif yang lebih murah.

Pemberian pakan utama lebih baik diberikan pada sore atau malam hari ketika ikan lele sedang aktif. Porsi, frekuensi, dan aturan pemberian pakan lele adalah 4-5 kali sehari, perkirakan bahwa setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari berat bobot tubuhnya. Berikan secukupnya, bila lele mulai malas memakan pakan utama hentikan pemberian pakan. Pakan utama umumnya berupa pelet ikan yang mengandung protein hewani (30%), lemak (15%), karbohidrat (20%), dan vitamin. Kita juga harus pintar memilih di pasaran, pakan mana yang memenuhi seluruh standard kebutuhan nutrisi ikan lele. Sementara itu untuk pakan bibitan lele yang cukup kecil bisa diberikan pakan alami berupa fitoplankton (green water), kutu air, cacing kecil, dan jentik-jentik.

Di samping memberikan pakan utama, pemberian pakan pendamping juga diperlukan untuk menghemat biaya pengeluaran pakan. Umumnya pakan tambahan dapat berupa keong mas atau bangkai ayam. Sebelum diberikan pada ikan lele, terlebih dahulu cincang-cincang dagingnya sampai halus lalu berikan pada ikan lele. Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, paka tambahan tersebut tidak kalah nutrisinya dari pakan utama. Sehingga jika memberikan pakan tambahan pada ikan lele, maka porsi pakan utama harus dikurangi. Dalam pemberian pakan lele jangan sampai telat dan kurang, karena bisa memicu kanibalisme ikan lele besar yang bisa mengancam ikan lele yang lebih kecil.

I Analisa Usaha Lele

1 Bibit ikan 5 cm harga 95/ekor Rp. 95                          95  x 5500        Rp.       522.500
2 Pakan apung per.sak 30kg Rp. 200.000 15 sak x 200.000                Rp.     3.000.000
3 Pakan tengelam per.sak 50kg Rp. 270.000           1 sak x 270.000        Rp.        270.000
4 Obat Rp. 25.000                                                                        Rp.         25.000
Jumlah modal ::::------------------------------------------------------------------>   Rp.     3.817.500

Berat bibit 5cm 1000 ekor = 0,5kg x 5,5                2.750   kg
Berat pakan apung 15 sak x 30kg                           450   kg
Beray pakan tengelam   1 sak x 50kg                             50   kg

Total ::::------------------------------------------------>    502.750   kg
       
  • Total modal keseluruhan 3.000.000 + 522.500 + 270.000 + 25.000 = Rp3.817.500
  • Harga konsumsi Rp.10.000
  • Prakiraan hasil penghitungan umum 502,750 kg x Rp 10.000 harga jual konsumsi
  • Pendapatan jual = Rp.5.027.500 – Rp.3.817.500
  • Keuntungan = Rp.1.210.000 


Tapi jenis, lele Paiton ini selama 62 hari dari ukuran 5cm berat yang di hasilkan jumlah bibit 5500 dengan pakan 500 kg mampu mencapai 551 kg dan ini fakta di lapangan. selama 62 hari dengan modal 3.817.500 aku mampu meraup keuntungan 1.965.000

Sumber :

http://bisnisusaha.info/proposal-analisa-usaha-ternak-lele-kolam-terpal-untuk-pemula/
http://www.usahaternak.com/2014/09/panduan-usaha-budidaya-ternak-lele.html
http://www.seputarikan.com/2014/07/budidaya-ternak-lele.html
Previous PostPostingan Lama Beranda