Rudi's Blog

ruditamaela23b102.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label Artikelku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikelku. Tampilkan semua postingan
Kesepakatan Masyakarat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN mulai berlaku. Jika ingin tetap bisa bersaing, Indonesia harus berbenah. Sebab, daya saing beberapa sektor industri utama kita masih kalah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. MEA pun akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata, dengan memprioritaskan pada Usaha Kecil Menengah (UKM). Kemampuan daya saing dan dinamisme UKM akan ditingkatkan dengan memfasilitasi akses mereka terhadap informasi terkini, kondisi pasar, pengembangan sumber daya manusia dalam hal peningkatan kemampuan, keuangan, serta teknologi. 


Bagi Indonesia sendiri, MEA akan menjadi kesempatan yang baik karena hambatan perdagangan akan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak ada. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan eskpor yang pada akhirnya akan meningkatkan GDP Indonesia. Dimana perkembangan industri kreatif di tanah air saat ini cukup pesat. Data statistik menunjukkan kontribusi industri kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2013 sebesar 6,9 persen, tahun 2014 menjadi 7,6 persen dan tahun ini diperkirakan 8-9 persen. Menurut Marwan, hampir di seluruh daerah terdapat desa-desa yang memiliki kegiatan ekonomi kreatif. Seperti desa bordir di Tasikmalaya, Jawa Barat, desa kain songket di Bukittinggi, Sumatera Barat, desa tenun di Wajo, Sulawesi Selatan, dan lainnya. Desa-desa tersebut memiliki potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi industri kreatif yang produktif dan berdaya saing.



Dalam hal ini competition risk akan muncul dengan banyaknya barang impor yang akan mengalir dalam jumlah banyak ke Indonesia yang akan mengancam industri lokal dalam bersaing dengan produk-produk luar negri yang jauh lebih berkualitas. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan defisit neraca perdagangan bagi Negara Indonesia sendiri.

Maka perlu melakukan strategi efisiensi untuk menghasilkan produk dengan biaya relatif murah (lower cost) untuk bersaing . Kondisi ini yang menjadi elaborasi definisi pertama konsep  persaingan yang menjamin terwujudnya efisiensi perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk mendapatkan laba maksimum pada pasar persaingan sempurna.



Persoalan utama yang dibahas dalam ekonomi Industri adalah berkaitan dengan perilaku perusahaan industri didalam bersaing.Ilmu ekonomi industri mempelajari berbagai kebijaksanaan perusahaan terhadap pesaing dan pelanggan yang berada di dlm pasar, dan keadaan industri yg bersaing dan industri yg kurang bersaing.


Ada beberapa alasan penting mengapa ekonomi industri umumnya adalah organisasi industri khususnya semakin penting untuk dipelajari baik di negara maju maupun di negara sedang berkembang, karena :
  • Praktek-praktek struktur pasar yang semakin terkonsentrasi dalam kegiatan bisnis dan telah dikenal sejak lama.
  • semakin tinggi konsentrasi industri cenderung mengurangi persaingan antara perusahaan yang kemudian membawa prilaku yang kurang effisien ( melalui pembatasan masuk pasar )
  • konsentrasi industri yang tinggi membawa konsentrasi kekayaan yang melemahkan usaha-2 pemerataan baik dilihat dari pemerataan pendapatan, kesempatan kerja maupun kesempatan berusaha. 
  • kaitan strutur industri dengan penyelesaian masalah ekonomi membawa lebih jauh intervensi pemerintah.
  • kajian tentang struktur pasar, prilaku dan kinerja industri tidak terlepas dari masalah apa yang diproduksi, bagaimana, dan untuk siapa barang tersebut di produksi.
Sumber :
http://ruditamaela23b102.blogspot.com/2015/05/oligopoli-dalam-struktur-pasar.html

http://ruditamaela23b102.blogspot.com/2015/05/industri-kreatif-tingkatkan-ekonomi-desa.html
http://ruditamaela23b102.blogspot.com/2015/05/masyarakat-ekonomi-asean-mea-dan.html
http://ruditamaela23b102.blogspot.com/2015/05/pasar-persaingan-sempurna-dalam-ekonomi.html
http://ruditamaela23b102.blogspot.com/2015/05/ekonomi-industri.html

Sinar Mas Group adalah salah satu konglomerasi terbesar diIndonesia. Perusahaan ini dibentuk tahun 1962 dan memiliki banyak anak perusahaan seperti Asia Pulp & Paper dan produsen minyak sawit PT SMART Tbk. Sinar Mas Group didirikan oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa, Eka Tjipta Widjaja. Bisnis utamanya ialah pulp dan kertas, agribisnis, properti dan jasa keuangan. Eka Tjipta Widjaja datang ke Indonesia pada usia 9 tahun bersama orang tuanya ketika negara asal mereka sedang bergejolak. Perusahaan ini mendirikan anak perusahaan di India pada 1990-an yang kemudian dijual kepada Ballarpur Industries Limited tahun 2001.


Industri Telekomunikasi (PT Smartfren Telecom Tbk)
PT Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasisteknologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed wireless access),serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile broadband yang setaradengan 3G) yang terluas di Indonesia. 
Smartfren merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B (setara dengan 3,5G di GSM dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) bersama Qualcommsebagai penyedia infrastruktur dan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry.
Jasa dan layanan smartfren memiliki nilai-nilai (values) yaitu sebagai mitra yang terbaik bagi pelanggan dengan menawarkan solusi yang cerdas dalam layanan-layanan telekomunikasi untuk meningkatkan pengalaman hidup pelanggan dalam berkomunikasi.
Sebagai operator CDMA yang menyediakan jaringan internet kecepatan tinggi bergerak (mobile broadband) yang terluas di Indonesia, smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas terbaik.

PT Smartfren Telecom Tbk (smartfren) awalnya bernama PT Smart Telecom Tbk dan PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) sebelum bulan April 2011. PT Mobile-8 Telecom Tbk awalnya dimiliki oleh PT Global Mediacom Tbk. Namun akibat krisis finansial dan penurunan penjualan produk, maka Perusahaan ini diakuisisi oleh Sinar Mas Group dengan menggunakan nama PT Smart Telecom Tbk pada bulanNovember 2011. Produk yang dikeluarkan oleh smartfren adalah :
Kartu Smart, Kartu Fren, Kartu Hepi Mobi, Kartu Smartfren Extra (Smart), Kartu Smartfren Extra (Fren), Kartu Smartfren LokalPlus, Kartu Smartfren Social, Kartu Smartfren IHateSlow, Kartu Ummat, HP Smartfren EV-DO XStre@m, HP Smartfren Jambu, HP Smartfren Andro, HP Smartfren Andro Max, HP Smartfren Andromax Modem dan lain-lain.


Strategi Bisnis Smartfren
Pelanggan Smartfren terhitung dari tahun 2013 kemarin telah mencapai hingga 11,3 juta pelanggan, di mana 6 jutanya merupakan pelanggan data. Kebutuhan peningkatan kapasitas jaringan dan infrastruktur menjadi sangat penting mengingat mayoritas masyarakat Indonesia bergantung kepada layanan data. Pada tahun 2014 akan mempersiapkan investasi untuk bisa meningkatkan pelanggan hingga mencapai 15 juta. Tak hanya berinvestasi untuk meningkatkan pelanggan, pihak Smartfren juga hendak meningkatkan kapasitas jaringan serta infrastruktur seperti dengan menambahkan BTS hingga mencapai 6500 BTS, memperluas jaringan fiber optik hingga 4000 km, serta membuat 100 Galeri Smartfren baru.


Selain peningkatan pelanggan, Smartfren juga telah mencapai prestasi bahwa produk smartphone Andromax tercatat sebagai smartphone dengan shipping tertinggi kedua menurut laporan IDC Q4 tahun 2013, dengan total shipping sekitar 581 ribu unit di seluruh area layanannya. Hal tersebut didukung dengan kepopuleran produk Andromax di pasar, terutama produk Andromax C dan Andromax G. Untuk tahun 2014 ini, Smartfren cukup optimis dan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas jaringannya terutama di seluruh Indonesia sehingga pihaknya mampu mencapai pertumbuhan yang positif dan mampu bertahan dari pencapaian yang telah diraih di tahun 2013 kemarin.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sinar_Mas_Group
https://www.academia.edu/9104878/Strategy_Coorporation_PT_Sinarmas_TBK
http://id.wikipedia.org/wiki/Smartfren
http://www.jagatreview.com/2014/03/smartfren-paparkan-pencapaian-di-2013-serta-strategi-bisnisnya-untuk-2014/
http://issuu.com/tribunjogja/docs/tribunjogja-30-06-2014
Secara sederhana, strategi dapat diartikan sebagai pendekatan secara keseluruhan, yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas, dalam kurun waktu tertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, dan mengidentifikasi faktor-faktor pendukung. Semua hal itu harus sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan yang bersifat rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik, untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi kompetitif memberikan keunggulan kompetitif yang sebisa mungkiin terkuat kepada perusahaan atau produk produksinya. Tak ada satu pun strategi yang akan merupakan strategi terbaik bagi semua perusahaan. Jadi dalam sebuh perusahaan dapat ditemukan berbagai strategi pemasaran.

Lima kekuatan Porter yang dikembangkan oleh Michael Porter dari Sekolah Bisnis Universitas Harvard pada tahun 1979 adalah kerangka untuk analisis industri dan pengembangan strategi bisnis. Kekeuatan ini menggunakan konsep-konsep pengembangan, Organisasi Industri ekonomi untuk menurunkan lima kekuatan yang menentukan intensitas kompetitif dan karena itu daya tarik dari pasar. Analisis ini biasanya dilakukan dengan kombinasi dengan analisis SWOT. Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.


Model Porter ini sebenarnya adalah alat strategi bisnis, yang membantu kita dalam menilai intensitas persaingan dan juga menganalisis daya tarik sebuah struktur industri. Hal Ini memungkinkan kita untuk menilai kekuatan posisi kompetitif bisnis kita sekarang, serta kekuatan posisi bisnis yang direncanakan untuk kita capai nantinya.Misalnya, kita ingin terjun ke bisnis Restoran atau Cafe di Jakarta. Lewat analisis model Porter, kita harus melihat dulu situasi Restoran atau Cafe yang sudah ada sebelum memutuskan berinvestasi. Apakah pasarnya masih menarik, dalam arti apakah potensi pemasukan yang bisa diraih nanti masih cukup menguntungkan?\

Bagaimana kondisi kekuatan kita sekarang jika serius akan terjun ke bisnis ini (dari aspek modal, teknologi, sumberdaya manusia, dan sebagainya)? Jika jadi masuk ke segmen industri ini nantinya. Model Porter ini dianggap sebagai bagian penting dari perangkat alat perencanaan. Jika kita sudah memahami betul di mana letak kekuatan kita, kita dapat memanfaatkan kekuatan itu dan membenahi kelemahan-kelemahan yang ada, sehingga dapat bersaing secara efisien dan efektif. Dengan mengasumsikan lima kekuatan, yang mengidentifikasi kekuatan kompetitif perusahaan, yaitu :
1.Ancaman dari produk-produk pengganti (substitute products)
2.Ancaman dari pendatang baru (new entrants)
3.Persaingan yang sengit di antara para pelaku bisnis yang sudah ada (existing players)
4.Kekuatan tawar dari pemasok (bargaining power of suppliers)
5.Kekuatan tawar dari konsumen, pelanggan, atau pembeli (bargaining power of buyers)

Kelima kekuatan tersebut menentukan tingkat keuntungan industri karena mempengaruhi harga, biaya, dan investasi yang dibutuhkan perusahaan di dalam industri. Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
- Ancaman dari pendatang baru (new entrants), yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
- Kekuatan tawar dari pemasok (bargaining power of suppliers),yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
- Kekuatan tawar dari konsumen, pelanggan, atau pembeli (bargaining power of buyers), yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
- Ancaman dari pendatang baru (new entrants), yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
- Persaingan yang sengit di antara para pelaku bisnis yang sudah ada (existing players). yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_lima_kekuatan_Porter

Porter, Michael E (2008), The Five Competitive Forces That Shape Strategy, Harvard
Business Review

Ansoff, Igor, Mc Donnel, Edward (1992), Implanting Strategic Management , Edisi kedua ,
New York ; Prentice Hall.

https://hakimandy.wordpress.com/2014/06/27/analisis-pesaing-dan-strategi-pemasaran-kompetitif/

Universitas Mercubuana, Manajemen Strategik Analisis Eksternal : Lingkungan Kerja
Modul Perkuliahan


Pengertian Termokimia

Bagian dari ilmu kimia yang mempelajari perubahan kalor atau panas suatu zat yang menyertai suatu reaksi atau proses kimia dan fisika disebut Termokimia. Secara operasional termokimia berkaitan dengan pengukuran
dan pernafsiran perubahan kalor yang menyertai reaksi kimia, perubahan 
keadaan, dan pembentukan larutan.

Termokimia merupakan pengetahuan dasar yang perlu diberikan atau yang 
dapat diperoleh dari reaksi- reaksi kimia, tetapi juga perlu sebagai pengetahuan dasar untuk pengkajian teori ikatan kimia dan struktur kimia.
Fokus bahasan dalam termokimia adalah tentang jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh sejumlah tertentu pereaksi
serta cara pengukuran kalor reaksi.

Entalpi dan Perubahan Entalpi

Setiap sistem zat mempunyai energi yang tersimpan didalamnya. Energi 
potensial berkaitan dengan wujud zat, volume & tekanan. Energi kinetik 
ditimbulkan karena atom-atom dan molekul-molekul dalam zat bergerak secara acak. Jumlah total dari semua bentuk energi itu disebut entalpi (H).
Entalpi akan tetap konstan selama tidak ada energi yang masuk atau keluar dari zat

Misalkan :
Entalpi untuk air dapat ditulis H H20 (l) dan untuk es ditulis H H20 (s)

Perhatikan lampu spirtus, jumlah panas atau energi yang dikandung oleh
spirtus pada tekanan tetap disebut entalpi spirtus.

Entalpi tergolong sifat eksternal, yakni sifat yang bergantung pada jumlah mold zat. Entalpi (H) suatu zat ditentukan oleh jumlah energi dan semua bentuk energi yang dimiliki zat yang jumlahnya tidak dapat diukur.

Perubaham kalor atau entalpi yang terjadi selama proses penerimaan atau pelepasan kalor dinyatakan dengan "perubahan entalpi"

Mari kitas amati reaksi pembakaran bensin didalam mesin motor. Sebagian energi kimia yang dikandung bensin, ketika bensin terbakar, diubah menjadi energi panas dan energi mekanik untuk menggerakkan motor. Demikian juga apda mekanisme kerja sel aki, energi kimia diubah menjadi energi listrik, energi panas yang dipakai untuk membakar bensin dan reaksi pembakaran bensin menghasilkan gas, menggerakkan piston sehingga menggerakkan roda motor.

Gambar berikut menujukan diagram perubahan energi kimia menjadi berbagai bentuk energi lainnya.



Jenis-jenis Entalpi Reaksi

1. ∆ H Pembentukan (∆ Hp)

Yaitu panas yang dikeluarkan atau diperlukan untuk membentuk 1 mold 
senyawa dari unsur-unsurnya.

Contoh : Reaksi pembentukan air
H2 (g) + ½ O2(g) ---------> H2O (l) ∆ H = -68.3 kkal/mol
Artinya : Perubahan entalpi pembentukan air dalam fasa cair = -68.3 kkal


2. ∆ H Pengurangan

Yaitu panas yang dikeluarkan atau diperlukan untuk menguraikan 1 mold 
senyawa menjasi unsur-unsurnya.

Contoh : Reaksi pengurangan air
H2O (l) ---------> H2 (g) + ½ O2(g)   ∆ H = +68.3 kkal/mol
Artinya : Perubahan Entalpi penguraian air = + 68.3 kkal/mol



3. ∆ H Pembakaran
Yaitu panas yang dikeluarkan pada pembakaran 1 mold unsur atau 
senyawa.
Contoh : CH4 (g) + 2O2 (G) -> CO2 (g)+ 2H2O (l) ∆ H = -212,4 kkal/mol
Artinya : Perubahan Entalpi pembakaran metana = -212,4 kkal/mol

Pada perubahan kimia selalu terjadi perubahan entalpi. Besarnya perubahanentalpi adalah sama besar dengan selisih antara entalpi hasil reaksi dan 
jumlah entalpi pereaksi.

Persamaan reaksi dapat dilengkapi dengan informasi energi yang 
menyertainya, umumnya dituliskan dengan menambahkan informasi 
perubahan energi (ΔH) disebelah kanannya. Berdasarkan ΔH kita dapat 
bagi menjadi dua jenis reaksi yaitu reaksi eksoterm dan endoterm


1. Reaksi Eksoterm

Apabila perubahan entalpi reaksi menjadi lebih kecil, sehingga ∆ H negatif. 
Artinya reaksi tersebut membebaskan panas sebesar ∆ H.


C + O2 --> CO2∆ H = -94 Kkal/mol


2. Reaksi Endoterm

Apabila perubahan entalpi reaksi menjadi lebih kecil, sehingga ∆ H positif. 
Artinya reaksi tersebut menyerap panas sebesar ∆ H.

CO2 + 2 SO2 --> CS2 + 3 O2 ∆ H = +1062.5 kJ/mold


Dalam termokimia satuan untuk ΔH yang lazim digunakan adalah satuan 
menurut IUPAC yaitu kJ mol-1, namun sering juga dipergunakan satuan 
lain yaitu kalori (kal) atau kilo kalori (Kkal). Hubungan antara kedua satuan tersebut adalah : 1 kJ/mol = 0.24 Kkal/mol

Hukum-hukum dalam Termokimia

Dalam mempelajari reaksi kimia dan energi kita perlu memahami hukum-hukum yang mendasari tentang perubahan dan energi.

Hukum Kekekalan Energi


Dalam perubahan kimia atau fisika energi tidak dapat diciptakan atau 
dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentu 
lainnya. Hukum ini merupakan hukum termodinamika pertama dan 
menjadi dasar pengembangan hukum tentang energi selanjutnya, seperti 
konversi energi.

Hukum Laplace

Hukum ini diajukan oleh Marquis de Laplace (1749 - 1827) dan dia 
menyatakan bahwa jumlah kalor yang dilepaskan dalam pembentukan 
sebuah senyawa dari unsur-unsurnya sama dengan jumlah kalor yang
dibutuhkan untuk menguraikan senyawa tersebut menjadi unsur-unsurnya.
Panjabaran dari hukum ini untuk entalphi reaksi ΔH dan kalor reaksi;

C + O2 → CO2 ΔH = -94 Kkal
CO2 → C + O2 ΔH = +94 Kkal

Sedangkan untuk kalor reaksi,
C + O2 → CO2 -94 Kkal
CO2 → C + O2 +94 Kkal

Untuk reaksi pertama, unsur C bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan
karbondioksida dan kalor sebesar 94 Kkal. Sedangkan reaksi kedua 
karbondioksida terurai menjadi unsur C dan gas oksigen dengan 
membutuhkan kalor sebesar 94 Kkal.
Dari sisi tanda, tampak jelas perbedaan antara entalphi reaksi dengan 
kalor reaksi, jika entalphi bernilai positif maka kalor reaksi bernilai negatif,demikian pula sebaliknya jika entalphi negatif maka kalor reaksi positif.

Hukum Hess

Hukum ini diajukan oleh Germain Hess (1840), dia menyatakan bahwa 
entalphi reaksi (ΔH) hanya tergantung pada keadaan awal reaksi dan hasil 
reaksi dan tidak bergantung pada jalannya reaksi.


Penjumlahan aljabar reaksi dan entalphi menurut Germain Hess

Berdasarkan persamaan reaksi gas karbon dioksida dapat terbentuk 
melalui dua tahap, yang pertama pembentukan karbonmonoksida dari 
unsur-unsurnya dan dilanjutkan dengan oksidasi dari karbonmonoksida 
menjadi karbondioksida.

Penjumlahan aljabar ΔHreaksi dari setiap tahap reaksi juga dilakukan 
sesuai dengan tahap reaksi, maka ΔHreaksi dari pembentukan gas Karbon dioksida juga dapat dilakukan.

Berdasarkan berbagai jenis reaksi, maka kita juga dapat mengembangkan 
jenis kalor reaksi atau ΔH yang disesuaikan dengan jenis reaksinya, ada 
empat jenis kalor reaksi yaitu kalor reaksi pembentukan, penguraian, 
pembakaran dan pelarutan.


Keempat klasifikasi tersebut disederhanakan sebagai berikut :


Hubungan antara jenis reaksi dengan perubahan entalpi dan kalor reaksi

Persamaan Termokimia

Persamaan reaksi yang mengikutsertakan perubahan entalpinya disebut 
persamaan termokimia. Nilai ∆ H yang dituliskan pada persamaan termokimiadisesuaikan dengan stokiometri reaksi. Artinya jumlah mol zat yang terlibat 
dalam reaksi sama dengan koefisien reaksinya. Oleh karena entalpi reaksi 
juga bergantung pada wujud zat harus dinyatakan, yaitu dengan 
membubuhkan indeks (s)  untuk zat padat , (l) untuk zat cair, dan (g) untuk 
zat gas. Perhatikan contoh berikut :

Contoh:
Pada pembentukan 1a mol air dari gas hidrogen dengan gas oksigen 
dibebaskan 286 kJ. Kata “dibebaskan“ menyatakan bahwa reaksi tergolong eksoterm. Oleh karena itu ∆ H = -286 kJ Untuk setiap mol air yang terbentuk.

Persamaan termokimianya adalah:

H2 (g) + 1/2 O2 (g) ------> H2O (l) ∆H = -286 kJ
Atau
2 H2 (g) + O2 (g) ------> 2 H2O (l) ∆H = -572 kJ

(karena koefisien reaksi dikali dua, maka harga ∆H juga harus dikali dua).
Rumus kimia merupakan lambang atom dengan komposisi tertentu. Unsur yang menyusun suatu senyawa tanpa menyebut senyawa tersebut termasuk senyawa ionik atau kovalen.


Rumus kimia suatu senyawamenyatakan lambang dan jumlah atom unsur yang menyusun suatu senyawa tanpa menyebut senyawa tersebut termasuk senyawa ionik atau kovalen. Rumus kimia sendiri terbagi menjadi rumus empiris dan rumus molekul. 


Rumus molekul dan rumus empiris suatu senyawa hanya terjadi perbedaan jumlah atom sedangkan atom unsur penyusun senyawa tetap. Namun demikian beberapa senyawa memiliki rumus molekul dan rumus empirisnya yang sama, misalkan H2O (air) dan NH3 (amoniak).


Jumlah atom dalam suatu rumus kimia menyatakan jumlah mol dari unsur terkait, jadi rumus kimia suatu senyawa merupakan perbandingan mol atom unsur penyusun senyawa tersebut. Dari perbandingan atom atau perbandingan mol ini dapat ditentukan perbandingan massa dan % massa dari unsur-unsur yang menyusun senyawa tersebut.


Untuk memperjelas hal ini perhatikan contoh berikut! misalnya vitamin C yang mengandung asam askorbat dengan rumus molekul C6H8O6, maka:
· Rumus molekul C6H8O6
· Perbandingan mol atom unsur
C : H : O = 6 : 8 : 6
· Perbandingan massa unsur
C : H : O = 6 x Ar. C : 8 x Ar.H : 6 x Ar.O
= (6 x 12) : (8 x 1) : (6 x 16)
= 72 : 8 : 96
· Jumlah perbandingan = Mr
72 + 8 + 96 = 176

% massa masing-masing unsur








Berikut adalah rumus untuk menghitung % massa unsur dalam senyawa




1. Rumus Molekul

Rumus molekul menyatakan jenis dan jumlah atom dalam tiap molekul zat. Hanya unsur dan senyawa yang mempunyai rumus molekul

Contoh :

Rumus molekul air adalah H2O Artinya tiap molekul air terdiri dari 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O).

Dari rumus molekul asam cuka diketahui bahwa rumus molekul tersebut tidak ditulis C2H4O2. Beberapa alasan rumus molekul asam cuka tidak ditulis demikian yaitu :
  • Untuk membedakan dengan senyawa lain yang memiliki jumlah atom penyusun yang sama misalnya metil format (HCOOCH3)

  • Rumus molekul menggambarkan struktur molekul. Artinya dari rumus molekul kita dapat menunjukan atom-atom saling berikatan. Pada molekul asam cuka atom C yang pertama mengikat

  • atom H dan 1 atom C berikutnya dan atom C berikunya mengikat 2 atom O kemudian 1 atom O mengikat 1 atom H

2. Rumus Empiris

Rumus Empiris adalah rumus kimia yang menyatakan perbandingan terkecil jumlah atom -atom pembentuk senyawa. Misalnya senyawa etena yang memiliki rumus molekul C2H4, maka rumus empiris senyawa tersebut adalah CH2.

Contoh : 
Suatu senyawa mengandugn 64,6 g natrium, 45,2 g belerang dan 90 g oksigen. Jika diketahui Ar.N = 23, Ar.S = 32, ddan Ar.O = 16. Maka tentukan rumus empiris senyawa tersebut? 

Jawab :


Jadi rumus senyawa kimia tersebut adalah Na2SO4.

Persamaan Kimia / Reaksi

Persamaan reaksi menggambarkan rekasi kimia, yang terdiri ata rumus kimia zat-zat perekasi dan zat-zat hasil reaksi disertai koefisien dan fasa masing-masing. Reaksi kimia itu sendiri merupakan contoh yang paling sesuai untuk perubahan kimia. Pada reaksi kimia, satu zat atau lebih diubah menjadi zat baru. Zat-zat yang bereaksi di sebut pereaksi (rekatan) sedangkan zat baru yang dihasilkan disebut hasil reaksi (produk).

Penggambaran persamaan reaksi adalah rumus kimia zat-zat perekasi (reaktan) disebelah kiri anak panah dan zat-zat hasil reaksi (produk) disebelah kanan anak panah. Anak panah dibaca yang artinya "membentuk" atau "bereaksi menjadi". 

Contoh :
Reaksi anatar gas Hidrogen dengan gas Oksigen membentuk air sebagai berikut :

Artinya : Hidrogen berekasi dengan oksigen membentuk air
itu berarti 2 molekul hidrogen berekasi dengan 1 molekul oksigen membentuk 2 molekul H2O

Huruf kecil dalam tanda kurung menandakan wujud zat, yaitu :
- s = solid (padat)
- g = gas
- l = liquid (cairan)
- aq = aqueous (larutan)

Suatu persamaan disebut setara jika jumlah suatu unsur pada sebelah kiri persamaan sama dengan jumlah unsur tersebut di sebelah kanan & dalam reaksi ionik, jumlah total muatan harus setara juga.


Contoh Menyetarakan Persamaan Reaksi:
Tinjau reaksi antara logam natrium & gas klorin. Berdasarkan percobaan, 
dalam reaksi tsb dihasilkan natrium klorida dgn rumus kimia NaCl. Bagaimanapersamaan reaksinya?

Langkah 1 : Tulis kerangka untuk reaksinya

Na + Cl2 -> NaCl

Persamaan tersebut belum setara sebab pada hasil reaksi ada satu atom klorin, sedangkan pada pereaksi ada dua atom klorin dalam bentuk molekul Cl2 yang sesuai. Bilangan yang ditambahkan ini dinamakan koefisien reaksi. Jadi untuk menyetarakan persamaan reaksinya dengan cara menentukan nilaikoefisien reaksi

Langkah 2 : Ada 2 atom Cl yang bereaksi maka bubuhkan angka 2 didepan NaCl. Persamaan kerangka menjadi :

Na + Cl2 -> 2NaCl

Jumlah atom Cl di sebelah kiri dan kanan persamaan sudah setara (ruas kiri dan kanan mengandung 2 atom Cl)
    Tetapi di ruas kanan jumlah atom Na menjadi 2, sedangkan ruas kiri hanya 1 atom. Untuk menyetarakannya, tambahkan angka 2 di depan lambang unsurNa sehingga persamaan menjadi:

2Na + Cl2 -> 2NaCl

Tambahkan wujud atau fasa zat yang terlibat dalam reaksi kimia, persamaan reaksi sudah setara

2Na(s) + Cl2(g) -> 2NaCl(s)